Nanda WKS
“Wayang Kampung Sebelah” Mawas Diri Menakar Berani Oleh Nanda Eka Adi Putra Cerita wayang ini berawal dari seseorang yang mempromosikan dirinya kepada rakyat agar terpilih menjadi kepala desa di desa Bangunjiwa. Kemudian permasalahan pun terjadi. Ketua panitia marah hanya karena bablak yang hilang dari tempat perhitungan pemilihan calon kepala desa. Ketua panitia menanyakan kepada petugas untuk pemilihan calon kepala desa. Namun petugas tidak mengetahui keberadaan bablak itu. Tak lama kemudian datang lagi petugas. Saat ketua panitia bertanya dengan emosi , petugas itu menjawab dengan marah-marah. Ia mengatakan bahwa bablak papan tulis itu berada di dalam rumahnya. Setelah itu , suara rakyat telah ...